Mama Weri, Perempuan suku Dani dari kampung Welaik merajut noken bahan benang nilon yang di belinya di pasar kota Wamena.
Noken adalah tas tradisional wanita lembah Baliem yang dirajut dari pilinan kulit kayu. Seiring berkembangnya jaman, bahan dasar untuk membuat noken berubah menggunakan benang nilon pabrikan. Perubahan ini tidak mempengaruhi nilai dan fungsi sosial dari noken, Sebagai alat angkut dan mas kawin. Hampir semua perempuan baliem memiliki kemampuan merajut noken, membuatnya merupakan kebanggaan tersendiri bagi mereka.
Jalan sore dan noken barunya..., ciri khas warna-warni eksotis mencolok mewarnai noken lembah Baliem. Selesai dirajut noken akan dipakai sebagai aksesoris dan penghangat tubuh di tengah dinginnya hawa di kawasan pegunungan jayawijaya. karakter modis perempuan Baliem.

